Remis dan Bentuk-Bentuk Remis

Posted: February 23, 2009 in Math Chess
Tags:

Remis/Seri adalah apabila dalam permainan itu dicapai suatu tahap tanpa keputusan, tidak menang dan tidak kalah

Ada dua aturan yang memungkinkan permainan catur diakhiri dengan remis:
1. Aturan “50 langkah”, artinya jika permainan telah melewati 50 langkah dan belum terjadi pemukulan serta gerakan bidak, salah satu pemain dapat mengajukan remis
2. Jika suatu posisi tertentu diulang sebanyak 3 kali

Dalam permainan sesungguhnya kedua aturan di atas jarang ditemukan. Pada umumnya remis terjadi karena skak abadi, pat dan materi yang sudah tidak mencukupi untuk permainan sampai mat

Remis merupakan hasil draw untuk permainan catur, ditandai dengan skor ½ – ½

Bentuk-bentuk remis dalam permainan catur adalah sebagai berikut.

1. Stalemate
bangunan dimana tidak ada lagi perwira lain selain raja, dan tidak ada lagi langkah yang sah untuk raja

remis1

2. Pat (jalan buntu)
suatu keadaan dimana Raja berada dalam tidak keadaan skak tetapi Raja dan buah/biji lainnya juga tidak dapat dilangkahkan secara sah

remis2

3. Kurang materi (insufficient material), misalnya:
– Raja vs Raja
– Raja Kuda vs Raja
– Raja Gajah vs Raja
– Raja dua Kuda vs Raja

remis3

4. Rangkaian langkah berulang atau mencapai posisi tertentu sebanyak tiga kali (threefold repetion)

remis4

cukup mudah kan memahami remis dan beberapa bentuk remis……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s