Materi: Lebih dari ( > ) dan kurang dari ( < ) Metode Mengajar Matematika Materi: Lebih dari ( > ) dan kurang dari ( < ) Mengajarkan bidang studi Matematika kepada anak-anak itu gampang-gampang susah. “Gampang” karena materi yang diajarkan masih sangt sederhana dan tentu saja kita sudah tahu caranya. “susah” bila kita belum [...]
Archive for November, 2010
di fisika kita kenal ada yang namanya gerak lurus beraturan (GLB) atau pun gerak lurus berubah beraturan (GLBB)…..itu semua dapat masuk ke gerak parabola…..dari jarak, kecepatan sampai percepatan dan waktu…..dasar teorinya ada di matematika dengan integral…..
kegunaan gerak parabola ini banyak sekali kegunaannya di dunia nyata, sebagai contoh gerakan rudal, mengukur ketepatan sasaran…..banyak juga konsep gerak parabola dipakai untuk rekayasa teknik jembatan gantung, seperti di australia atau pun jembatan gantung terkenal yang ada di amrik, yang ada di film spiderman…..
gerakan parabola dengan konsep sederhana dari matematika menggunakan integral dan turunan dapat dikembangkan dalam fisika dan teknik dengan perhitungan yang sangat tepat dan akurat dapat banyak berguna bagi kehidupan manusia…..semoga bermanfaat…..(^_^)
sekilas sekarang akan membahas tentang perpangkatan…..akar juga termasuk dalam perpangkatan…..langsung aja daripada kelamaan basa-basi…..
perpangkatan memudahkan dalam perhitungan dengan angka yang sangat besar atau pun yang sangat kecil, dengan merubahnya ke dalam bentuk baku…..sebagai contoh masa bintang neutron 1.670.000.000.000.000.000.000.000. kalau kita melakukan perhitungan yang rumit seperti dikuadratkan, bakalan panjang banget angkanya…..lebih mudah kalau ditulis 1,67 x 10^24…..ada juga diameter bima sakti yang besarnya sekitar 950.000.000.000.000.000 bisa juga ditulis 9,5 x 10^17…..
apalagi kalau dalam perhitungan fisika, menghitung gaya atau energi…..ada juga masa matahari yang besarnya kira-kira 1,989 x 10^36 dan juga masa bumi 5,976 x 10^24…..semoga berguna…..
Sudah menjadi pengetahuan umum jika pelajaran Matematika cukup menjadi momok di kalangan pelajar.
Pelajaran matematika yang sering di”plesetin” dengan istilah “mati-matian” menjadi bahan curhatan siswa yang diwariskan secara turun temurun ke adik kelas, terutama jika cara mengajar guru matematika super menyebalkan kaku.
Padahal sebagai ilmu dasar, matematika merupakan landasan bagi pembelajaran dan pengembangan ilmu ilmu lainnya bahkan hampir kebanyakan penelitian menggunakan rumus matematika sebagai penunjang penelitian atau pengolahan data.
Belum lagi jika ketakutan siswa terhadap pelajaran tsb. dapat menjadi bibit kecemasan primer dan menjadi awal fobia siswa terhadap pelajaran lainnya yang mengandung hitung hitungan.
Kiranya perlu ditinjau ulang tentang cara pengajaran ataupun penyajian matematika sebagai ilmu yang menakutkan, termasuk usia yang tepat kapan seorang siswa mulai dikenalkan dengan pelajaran tsb.
Jika perlu, sebelum siswa dikenalkan dengan pelajaran matematika lebih sulit dan rumit, pastikan rasa “suka” siswa telah tumbuh terlebih dahulu.
Bagaimana jika kemampuan guru dalam memperkenalkan pelajaran matematika dengan cara cara yang menyenangkan ditingkatkan bahkan jika perlu hanya guru yang benar benar menyukai pelajaran matematika yang boleh mengajar pelajaran tsb. ?
Dan bagaimana jika terhadap siswa sudah terlanjur fobia dengan pelajaran matematika, dilakukan pemrograman ulang minat siswa terhadap pelajaran tsb., mau ?
mungkin anda sudah tahu bahwa matematika lebih daripada aritmetika, yakni ilmu tentang kalkulasi atau perhitungan. matematika lebih daripada aljabar, yang merupakan bahasa lambang, relasi dan operasi. matematika lebih daripada geometri, yang merupakan pelajaran tentang bangun, ukuran dan ruang. matematika lebih dari statistika, yakni ilmu untuk menafsirkan data dan grafik-grafik. matematika lebih daripada kalkulus yakni bidang studi tentang perubahan, limit dan ketakhinggaan. matematika adalah semuanya itu, bahkan lebih.
matematika adalah cara atau metode berfikir dan bernalar. matematika dapat digunakan untuk membuat keputusan apakah suatu ide itu benar atau salah atau paling tidak ada kemungkinan benar. matematika adalah suatu medan eksplorasi dan penemuan, di situ setiap hari ide-ide baru ditemukan. matematika adalah metode berfikir yang digunakan untuk memecahkan semua jenis permasalahan yang terdapat dalam sains, pemerintahan, dan industri. matematika adalah bahasa lambang yang dapat dipahami oleh semua bangsa berbudaya. bahkan dipercaya bahwa matematika akan menjadi bahasa yang dipahami oleh penduduk di planet mars dan lai-lain (jika disana ada penduduknya). matematika adalah seni, seperti pada musik, penuh dengan simetri, pola dan irama yang dapat sangat menghibur. matematika dilukiskan pula sebagai pelajaran tentang pola. pola adalah sejenis keteraturan, baik dalam bentuk maupun dalam ide. matematika adalah ‘alat’ bagi para pembuat peta, arsitek, navigator angkasa luar, pembuat mesin, akuntan dan lain-lain. seorang akuntan yang bekerja dengan masalah keuangan, astronom yang mengukur jarak bumi ke mars, insinyur yang merancang jembatan, fisikawan yang membuat plastik baru, bukanlah matematikawan secara langsung, tetapi mereka menggunakan ide-ide matematis yang telah ditemukan oleh matematikawan.
matematikawan gemar bergulat dengan ide-ide. mereka bekerja, utamanya dengan pemikiran dan penalaran. inilah jenis pekerjaan yang dapat dilakukan sambil menunggu bis, mendaki gunung, bahkan sambil mandi. entah pekerjaan itu dikerjakan di belakang meja atau laboratorium, tetap saja sangat menarik dan penting untuk peradaban manusia.